Entri Terbaru

Aher Dinilai Piawai Terapkan Konsep Tatanegara Islam Tanpa Benturan

Written By pkskabbandung on Jumat, 18 Juli 2014 | 14.12


 BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN), Bandung. Penganugerahan diberikan dalam Sidang Senat Terbuka UIN Bandung di kampus Jl. AH Nasution, Kota Bandung, Kamis (17/7/2014). Gubernur yang disapa Aher itu menerima gelar doctor honoris causa bidang Ketatanegaraan Islam (Siyasah Syari'iyyah).

Sidang senat terbuka dipimpin Rektor UIN Bandung Prof. Dr. Deddy Ismatullah yang diikuti jajaran promotor dan segenap gurubesar UIN. Pengukuhan gelar doktor kehormatan di hadapan sekitar 1.500 undangan, di antaranya Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, serta sejumlah pejabat sipil dan militer. Anugerah UIN Bandung merupakan doktor kehormatan kedua yang diterima Aher. Sebelumnya, gelar serupa diterima dari Youngsan University, Korea Selatan, pada bidang Bisnis Administrasi.
Dasar Anugerah
Merinci dasar penganugerahan doktor kehormatan UIN Bandung, Prof. Dr. Dede Rosyada selaku co-promotor mengatakan Ahmad Heryawan selaku Gubernur Jabar menguasai konsep ketatanegaraan Islam dan berhasil menerapkannya dalam pemerintahan Provinsi Jabar secara baik. "Keluarbiasaan promovensus (Ahmad Heryawan) pada kepiawaiannya mengomunikasi Siyasah Syari'iyyah dalam bahasa rakyat," tandas Dede, menekankan kunci keberhasilan Aher memimpin Jabar.
Ditambahkan, Aher selaku gubernur berhasil mempraktikkan nilai-nilai dalam pemerintahan Islam secara baik, tanpa benturan apapun sehingga hasilnya dinikmati seluruh warga Jabar tanpa kecuali. "Kami sangat mengapresiasi promovendus dalam menyusun kebijakan dalam memimpin Provinsi Jawa Barat," masih tegas Dede. Memberi contoh keberhasilan dimaksud, co-promotor menyatakan Gubernur Jabar berani menggelar program kerja kreatif berupa penyaluran bantuan besar-besaran bidang pendidikan --sektor prioritas program Pemprov Jabar.
Prof. Dede menjelaskan bantuan bidang pendidikan bukan cuma diberikan kepada institusi di bawah lingkup pemerintah daerah, namun juga lembaga vertikal. Meski demikian, pelaksanaan kebijakan Gubernur Ahmad Heryawan dilaksanakan berdasar peraturan yang berlaku. "Promovendus melaksanakan kebijakannya secara berani tanpa melanggar koridor hukum. Karenanya, Provinsi Jabar mampu meraih status WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dalam bidang pengelolaan keuangan," papar Dede.
Transformasi Paradigma
Sebelum menerima tanda gelar doktor kehormatan yang diberikan Rektor UIN Bandung, Aher menyampaikan orasi ilmiah berjudul 'Transformasi Paradigma Tata Kelola Pemerintahan Menuju Masyarakat Madani Berdaya Saing Tinggi'. Aher merinci, paradigma yang diterapkannya memiliki empat dimensi: nilai dan karakter, keseimbangan duniawi dan ukhrawi, kesejahteraan, dan harmoni alam-manusia.
Ditegaskan pula, dibutuhkan lima komitmen utama dalam upaya menerapkan transformaswi paradigma. Komitmen dimaksud dari individu, multipihak, pemimpin di semua tingkat birokrasi, generasi muda, dan semangat seluruh komponen menjemput kemajuan dan kesejahteraan bersama. Menyinggung fokus kebijakannya pada sektor pendidikan, Aher menjelaskan bidang ini kunci pembangunan sumberdaya manusia (SDM) yang dibutuhkan dalam pengelolaan melimpahnya sumberdaya alam (SDA). Inilah, kata Aher, pilar utama mewujudkan kesejahteraan rakyat. Penganugerahan doktor kehormatan kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan ditutup dengan buka bersama seluruh jajaran UIN Bandung dan para undangan.

PKS Dipercaya untuk mengawal suara pasangan Prabowo-Hatta di TPS

Written By pkskabbandung on Selasa, 24 Juni 2014 | 14.31

Jakarta - Partai-partai Koalisi Merah Putih memercayakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bertanggungjawab dalam pengamanan suara pasangan Prabowo Subianto-Hatta Radjasa di pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli mendatang. Kader-kader PKS diakui sebagai kader yang gigih dan diyakini dapat mengawal suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Semua pihak sudah mengakui militansi kader PKS, dan seluruh level ketua TPS di tingkat daerah, kelurahan dan kecamatan juga sudah mengakuinya," kata Direktur Saksi dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (Timkamnas) Jazuli Juwaeni, di sela-sela acara Konsolidasi Nasional Koordinator Saksi di Jakarta, Selasa (24/6).
Jazuli mengatakan bahwa keputusan ini adalah permintaan dari calon presiden (capres) Prabowo Subianto. "Tapi yang lebih penting lagi terkait dengan saksi diamanahkan kepada PKS sebenarnya juga permintaan capres sendiri," ungkapnya.
Selain permintaan dari Prabowo, Jazuli menambahkan bahwa PKS selalu berargumen dengan data-data yang sangat kuat ketika terjadi perselisihan penghitungan. "Pak Mahfud MD menjadi saksi hidup, waktu beliau menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK)," tambahnya.
Jazuli juga menyakini bahwa tugas yang diberikan kepada 684.599 saksi dari PKS ini akan dijalani dengan baik. Ia selaku Direktur Saksi dan Data Timkamnas yakin betul amanah ini bisa dijalankan dengan baik. "Teman-teman dan kader-kader PKS semuanya adalah orang-orang yang amanah, jujur, memiliki dedikasi, militansi yang kuat, dan semangat yang tidak pernah padam," ujarnya.
PKS, menurut Jazuli, akan menggerakkan seluruh potensi yang dimiliki untuk kemenangan pasangan Prabowo-Hatta. "Potensi kami pertama kader, kedua struktur dan ketiga lembaga publik dengan tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku," tuturnya.
Selanjutnya, tambah Jazuli, PKS akan berkoordinasi dengan partai lain di koalisi tatkala di tingkat TPS-TPS tertentu dimana tidak ada kader PKS yang bisa dijadikan saksi. "Tetapi sistem dan komando serta imam dari tahapan saksi ini dari PKS," jelasnya.
Acara Konsolidasi Nasional Koordinator Saksi pasangan Prabowo-Hatta digelar sejak Senin (23/6) siang hingga Selasa (24/6). Acara dibuka oleh Ketua Timkamnas Prabowo-Hatta, Mahfud MD serta dihadiri juga oleh pimpinan partai-partai koalisi seperti Presiden PKS Anis Matta, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Nurhayati Assegaf, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Idrus Marham, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Suhardi, Ketua Fraksi PKS DPR Hidayat Nur Wahid dan beberapa petinggi DPP PKS lainnya.

IMF Krisis dan Rencana Pinjam Dana ke Turki,Apakah Ini Tanda2 Hancur nya sistem Ekonomi Kapitalis

Written By pkskabbandung on Selasa, 10 Juni 2014 | 12.43


PKSKABBANDUNG.com - Deputi PM Turki Bidang Ekonomi, Ali Babacan mengatakan, Dana Moneter Internasional (IMF) sampai saat ini belum mengambil pilihan untuk meminjam AS$ 5 miliar dari Turki


Babacan, yang bertanggung jawab untuk urusan ekonomi Turki, Jumat (6/6) datang ke parlemen untuk menanggapi pertanyaan wakil ketua partai oposisi, Sezgin Tanrikulu dari Partai Republik Rakyat (CHP), tentang apakah IMF akan meminta jumlah tersebut.

"Jika IMF akan menggunakan pinjaman secara sebagian atau seluruhnya, jangka waktu pengembalian maksimum 10 tahun," kata  Babacan.

Ja juga menambahkan, jika IMF membutuhkan dana pinjaman tambahan, jangka waktu pengembalian dapat diperpanjang sampai 15 tahun jika dikonfirmasi oleh Bank Sentral Turki.

Turki sendiri telah melunasi utang AS$ 23,5 miliar ke IMF pada April 2013, dan sepakat menawarkan pinjaman AS$ 5 miliar kepada IMF jika lembaga donor itu memerlukan untuk mengatasi krisis .

Berdasarkan perjanjian, IMF akan segera membayar kembali dana pinjaman tersebut, jika Turki membutuhkan untuk memenuhi neraca pembayaran.

(tajuk)

Jadwal Kampanye Pasangan No 1 Prabowo-Hatta

Written By pkskabbandung on Minggu, 08 Juni 2014 | 08.40



DPDPKSKABBANDUNG.COM Sejak di tetapkan nya no urut pasangan Capres dan Cawapres ,maka  tanggal 4 juni mulai jadwal kampanye terbuka,bagi pendukung pasangan no urut 1 Prabowo-Hatta,ini di jadwal kampanye nya :
 Ini dia jadwal kampanye pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Hatta:
7 Juni: Cibubur dan Jakarta
8 Juni: Jakarta dan Astana Giribangun Surakarta (Haul Soeharto)
9 Juni: Jakarta (Debat Capres I)
10 Juni: Aceh dan Sumut (Kampanye Terbuka); Jakarta (Rakernas Dekopin)
11 Juni: Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat (Kampanye Terbuka)
12 Juni: Jakarta
13 Juni: Bandung (Kampanye Dialogis)
14 Juni: Gelora Bung Karno Jakarta dan Sampang (Kampanye Terbuka); Surabaya (Haul Sunan Ampel)
15 Juni: Banten dan Jakarta (Debat Capres II)
16 Juni: Sulawesi Utara (Kampanye Terbuka dan Kunjungan Kerakyatan)
17 Juni: Makassar (Kampanye Dialogis dan Kunjungan Kerakyatan)
18 Juni: Jakarta
19 Juni: Jawa Timur (Kunjungan ke pesantren)
20 Juni: Jawa Barat (Kunjungan ke pesantren)
21 Juni: Jakarta (Penutupan Majelis Talim Tahunan Kiai Jabodetabek)
22 Juni: Jakarta (Debat Capres II)
23 Juni: Jawa Tengah (Kampanye Terbuka di Pekalongan)
24 Juni: Bali (Kampanye Terbuka di Tabanan)
25 Juni: Nusa Tenggara Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kampanye Terbuka)
26 Juni: Jakarta
27 Juni: Kalimantan Selatan (Kampanye Religius)
28 Juni: Kalimantan Timur (Kampanye Terbuka)
29 Juni: Jakarta (Debat Cawapres)
30 Juni: Jakarta
1 Juli: Jawa Barat (Kampanye Religius di Cirebon dan Indramayu)
2 Juli: Jawa Tengah (Kampanye Religius di Banyumas, Kebumen dan Purworejo)
3 Juli: Jawa Timur (Kampanye Religius di Bojonegoro dan Tuban)
4 Juli: Jakarta
5 Juli: Jakarta (Debat Capres-Cawapres)

Survei PUSKAPTIS : Di Jawa timur Elektabilitas Prabowo Lampaui Jokowi

Written By pkskabbandung on Jumat, 30 Mei 2014 | 10.11

Prabowo Subianto Capres RI
Pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa diperkirakan akan memenangkan Pilpres 2014 di Jawa Timur.
Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan Pusat Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) sepanjang 20 sampai 24 Mei 2014 lalu.
Dalam survei dengan sampling responden dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur tersebut, elektabilitas pasangan Prabowo-Hatta sebesar 50,25 persen.
Sementara elektabilitas pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla hanya 36,04 persen.
Untuk mereka yang belum menentukan pilihan (swing voter) mencapai 13,17 persen.
“Nah, berdasar survei terbaru yang dilakukan Puskaptis tersebut di Jawa Timur, Prabowo-Hatta unggul mutlak dari Jokowi-JK, dengan selisih elektabilitas mencapai 14,21 persen,” ujar Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Soepriyatno, kepada SURYA Online, Kamis (29/5/2014).
Menurut Soepriyatno, salah satu faktor yang mengerek tingginya elektabilitas Prabowo-Hatta karena masyarakat Jawa Timur menginginkan sosok pemimpin yang tegas dan berani mengambil sikap terhadap permasalahan bangsa yang kompleks.
“Selain itu, banyaknya dukungan tokoh nasional dan dukungan dari para ulama dan kiai di Jawa Timur juga jadi faktor yang menjadikan tingginya elektabilitas Prabowo-Hatta,” jelasnya.
Agar tingginya elektabilitas terwujud dalam Pilpres 9 Juli nanti, semua elemen Tim Pemenangan Koalisi Merah Putih akan all out melakukan sosialisasi, kampanye, dan pendekatan kepada masyarakat di tingkat grass root. [surabaya.tribunnews.com]

DEDY MIZWAR : Saya Pilih Prabowo

Written By pkskabbandung on Kamis, 29 Mei 2014 | 19.03

Dedy Mizwar Wakil Gubernur JABAR

PKSKABBANDUNG.COM, BANDUNG -- Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar terang-terangan memilih Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pada Pilpres 2014 mendatang.
Deddy menyatakan, sikap pribadinya ini setelah mempertimbangkan banyak faktor. Salah satu faktornya, karena Ia memiliki kedekatan pribadi dengan Prabowo meski dengan Jokowi, ia pun memiliki kedekatan.

“Saya dengan Pak Prabowo dekat sejak masih mayor, dengan Mas Jokowi juga, apalagi saya pernah diajak menjadi Wagub-nya,” ujar Deddy kepada wartawan, di Gedung Sate, Rabu (28/5).

Menurut Deddy, sebagai pribadi yang non partisan, dia sudah menjatuhkan pilihan. Untuk saat ini, ujarnya, negara membutuhkan Prabowo dan Hatta seperti DKI Jakarta yang masih membutuhkan Jokowi.

Menurutnya, pemilihan ini telah melalui perenungan, pertimbangan hingga shalat istikharah. Ia menilai, Indonesia saat ini membutuhkan Prabowo sebagai presiden. “Saya bukan tim sukses, tapi sebagai pribadi mendukung menilai Prabowo saat ini paling tepat,” katanya.

Deddy mengatakan, sosok Prabowo berintegritas, terutama komitmennya pada nasionalisme. Kedekatan dengan Prabowo, sudah terjalin sejak masih muda yakni saat bergabung dengan perguruan pencak silat Satria Muda. “Saya dulu dengan Mas Prabowo, Abah Iwan bergabung di sana,” katanya.

Berkenalan dengan Prabowo sejak muda ini menurut Deddy, memperlihatkan sikap dan konsistensi yang bersangkutan pada negara. ''Konsistensinya pada negara sudah tak bisa diragukan lagi,'' katanya.
di kutip dari : http://www.republika.co.id/berita/pemilu/menuju-ri-1/14/05/28/n69z4y-pilih-dukung-prabowohatta-ini-alasan-deddy-mizwar

PENGAMAT : "Hanya PKS Yang Bisa Solid sampai Ke Akar Rumput"

Written By pkskabbandung on Jumat, 23 Mei 2014 | 15.17

Duet Prabowo Subianto - Hatta Rajasa sebagai capres-cawapres 2014 mendapat dukungan Gerindra , PAN , PKS, PPP, Golkar dan PBB. Sementara pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla diusung PDIP, PKB, Nasdem, dan Hanura.

Pengamat politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Erwan Agus Purwanto menilai upaya partai politik untuk saling berkoalisi menuju Pemilu Presiden 2014 belum tentu mutlak diikuti oleh suara akar rumput.

"Koalisi yang terbentuk saat ini lebih condong pada hasil kedekatan elit partainya sehingga memiliki kemungkinan tidak diikuti oleh simpatisan partai di akar rumput untuk diarahkan memilih capres-cawapres yang diusung," kata Erwan di Yogyakarta, Senin (19/5).

Erwan menilai, koalisi yang terbentuk saat ini memiliki model 'koalisi realistis', yakni model koalisi yang mengesampingkan unsur kedekatan ideologi partai. Koalisi saat ini lebih memprioritaskan kalkulasi untung rugi partai dalam pesta Pilpres mendatang.

Ia mengatakan, belajar pada Pemilu Presiden (pilpres) 2009, pilpres saat ini juga kemungkinan besar masih akan ditentukan pada sosok calon presiden (capres). Sehingga bentuk peranan parpol dalam berkoalisi tidak mutlak menentukan arah suara masyarakat.

"Bisa kita lihat saat Partai Demokrat hanya mendapatkan suara dukungan 7 persen, namun dalam pemilihan langsung Pilpres 2009, SBY tetap bisa memenangkan kompetisi terebut," katanya.

Sementara itu, untuk sosok cawapres, meskipun patut dipertimbangkan, namun menurut dia, tidak terlalu signifikan berpengaruh.

Lebih dari itu, lanjut Erwan, secara umum parpol di Indonesia masih belum memiliki mekanisme yang baik dalam menyatukan suara di kalangan akar rumput.

"Kecuali PKS yang memiliki mesin politik yang baik dan disiplin, partai lainnya masih belum memiliki mesin politik yang bagus untuk menyatukan suara ke bawah," kata Erwan yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM ini. [Merdeka.com

Aa Gym : Saya Pilih Prabowo-Hatta

Written By pkskabbandung on Selasa, 20 Mei 2014 | 14.33

Headline

PKSKABBANDUNG, Jakarta - Pendiri dan Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tahid Bandung KH Abdullah Gymnastiar menyambut gembira duet Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sebagai calon presiden-wakil presiden yang akan berkompetisi menuju RI-1 dan RI-2 pada pemilihan umum presiden Juli 2014.

"Saya menyambut baik dideklarasikannya pasangan Prabowo-Hatta. Dan, secara pribadi saya mendukung pasangan ini. Mereka adalah orang-orang baik,’’ ujar Aa Gym, sapaan akrab KH Abdullah Gymnastiar di depan sekitar 700 santri mandiri dan para ustadz di Markas Besar Daarut Tauhid Gegerkalong, Kota Bandung, Senin (19/5/14).

Selama ini, Aa Gym mengaku selalu netral, tidak pernah memberikan dukungan secara terbuka kepada para calon presiden-wakil presiden. Namun kali ini, kata Aa Gym, saya mendukung pasangan Prabowo-Hatta.
Lantas Aa Gym menceritakan beberapa alasan mendasar yang mebuat dirinya harus berpihak kepada Prabowo-Hatta.
"Pasangan ini kan mirip dengan Soekarno-Hatta,’’ kata Aa Gym setengah berkelakar mengawali cerita tentang perkenalannya dengan Prabowo.

Menurut Aa Gym dirinya sudah mengenal Prabowo pada tahun 1990-an, saat Prabowo menyandang jabatan Danjen Kopassus. Pada saat itu, ada seorang jenderal petinggi TNI yang amat disegani dan selalu menjadikan umat Islam sebagai target kebenciannya.

"Setahu saya, pada waktu itu hanya Prabowo yang terang-terangan membela umat Islam. Ini kenangan luar biasa saya tentang sosok Prabowo yang sulit dilupakan. Ia perwira militer yang tak rela melihat umat Islam dipinggirkan. Karena alasan ini, saya mendukung Prabowo," ujarnya.

Aa Gym menyebutkan bahwa Hatta merupakan pasangan yang cocok untuk mendampingi Prabowo. Kekurangan pemahaman Prabowo terhadap Islam, menurut Aa Gym, bisa dilengkapi oleh Hatta.
‘’Selain itu, Pak Hatta memiliki catatan yang positif selama berkiprah di pemerintahan,’’ ujarnya.

Hal lain yang menjadi alasan Aa Gym mendukung Prabowo-Hatta adalah komposisi koalisi partainya dinilai menarik. Gerindra yang nasionalis, kata Aa Gym, menggandeng PAN, PPP, dan PKS yang ketiganya merupakan partai yang berbasis massa Islam.

"Tetapi ini sikap saya pribadi. Silakan para santri dan ustadz menentukan sikap politik sendiri. Masa iya tidak ikut saya," ujar Aa Gym berseloroh yang disambut tawa para santri dan ustadz Daarut Tauhid.
 
News: Tolak Gugatan 6 Kandidat, MK Putuskan Ridwan Kamil Terpilih Sah Sebagai Wali Kota Bandung. News: FPKS Kab Bandung Tolak Rencana Kenaikan Retribusi Pasar dan Rumah Sakit - Sekretaris FPKS DPRD Kabupaten Bandung Gun Gun Gunawan mengatakan hal tersebut, Dalam hal ini FPKS dengan tegas menolak rencana kenaikan retribusi tersebut dikarenakan masih kurangnya mutu pelayanan sehingga bisa menjadi beban bagi pedagang dan masyarakat Kabupaten Bandung,kata Gun Gun. News: Jabar Rintis Pengiriman Bidan ke Daerah Pelosok. News: Cegah Imigran Gelap, Aher Minta Pemberian Visa Diperketat. News: Wujud Cinta Rakyat, 400 Ribu Kader PKS Bagi Takjil Serentak se-Indonesia. News: Gubernur Jabar Minta Pengusaha Bayar THR Tepat Waktu. News: Gubernur Jabar Klaim Jalan Provinsi Lebih Siap. News: Gubernur Jabar Lepas Klub Swasco Berlaga di Old Traffod.